Monday, 19 September 2011

KEMBALIKAN TANGAN ADIK YAH !


Anak adalah buah hati kita janganlah tersakiti 
Pagi itu Pak Tedjo tampak asyik mengelap mobil baru di depan rumahnya. Mobil yang sebenarnya tidak kotor itu Ia lap berulang-ulang. Tampaknya Pak Tedjo tidak rela jika ada satu butir debupun menempel di badan mobilnya. Andai saja ada seekor lalat  yang hinggap di badan mobil itu mungkin akan tergelincir karena saking kinclongnya bodi mobil tersebut. Ya, Pak Tedjo baru saja membeli mobil baru. Mobil berwarna silver itu tampak menghiasi depan rumahnya, maklum garasinya belum jadi. Bahkan mobil tersebut belum keluar surat-suratnya sehingga belum bisa dikendarai di jalan raya.
Sejak kedatangan mobil itu Pak Tedjo mempunyai kebiasaan baru. Setiap pagi sebelum berangkat mengajar dan sore hari setelah pulang kerja Ia sibuk  mengelap mobil  kemudian dipandangi berlama-lama. Kebiasaan itu menggantikan kebiasaan lama yaitu, memandikan dan menyiapkan perlengkapan sekolah  putra semata wayangnya dan setelah pulang kerja  bercengkerama dengan putra tersayang yang masih duduk di TK . Kehadiran mobil baru itu cukup menyita perhatian Pak Tedjo sehingga mengubah seratus delapan puluh derajat kebiasaan lamanya.

Saturday, 10 September 2011

PYGMALION EFFECT DALAM PEMBELAJARAN


 Kita Tidak Berharap Menjelma Menjadi Monster
 Sebuah penelitian dilakukan guna mengetahui  pengaruh persepsi dan ekspektasi seorang guru terhadap  prestasi belajar siswa . Pada  penelitian tersebut, awalnya seorang guru baru diberi tugas mengajar di sebuah kelas. Oleh pihak sekolah diberitahukan bahwa kelas yang akan diajar oleh guru tersebut adalah kelas unggulan, kelas yang terdiri dari siswa dengan prestasi tinggi.

Sebagai orang guru baru tentunya merupakan sebuah penghargaan mendapat tugas di sebuah kelas unggulan. Guru tersebut merasa mendapat kesempatan emas . Selanjutnya sang guru tidak menyia-nyiakan tugas  itu dengan mengajar sebaik-baiknya. Dia mengajar dengan  persiapan yang matang dan metode yang bervariasi. Dia tidak ingin mengecewakan pihak sekolah atas kepercayaan yang telah diberikan. Prestasi yang tinggi menjadi pengharapannya dalam setiap kegiatan pembelajaran.Tentu saja sang guru tidak ingin siswa yang ,emurut informasi adalah siswa unggulan setelah dia ajar menjadi tidak lebih baik.

Sunday, 21 August 2011

PENDIDIKAN MULTIKULTURAL SAJA TIDAK CUKUP



Berbeda tetapi tetap satu juga
Mengejutkan, itulah kata yang paling tepat terkait kerusuhan yang terjadi di Inggris. Kerusuhan pecah awal agustus lalu melanda di koat London, Birmingham, Liverpool, Bristol, Nottingham dan Manchester. Para perusuh di samping melakukan pengrusakan terhadap fasilitas umum dan menyerang aparat kepolisian, mereka juga melakukan penjarahan di pertokoan-pertokoan.
Kerusuhan itu sendiri dipicu oleh tewasnya warga keturunan Afro-Karibia, Mark Duggan(29) yang tertembak oleh polisi unit khusus yang umumnya berkulit putih saat sedang melakukan razia senjata illegal di kawasan Tottengham, London. 

Monday, 15 August 2011

JENDRAL SUDIRMAN AWALNYA SEORANG GURU

Tentu saja nama Jendral Soedirman tidak asing bagi kita semua. Jendral yang dinobatkan sebagai sebagai “ Bapak Tentara Indonesia” ini terkenal kegigihannya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.  Sosok yang terkenal dengan penampilan berjubah panjang ini memimpin pasukannya bergerilya meskipun dalam kondisi sakit dengan ditandu oleh anak buahnya.
Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa sebelum menjadi seorang tentara beliau pada awalnya adalah seorang guru. Lahir di desa Bodas Karangjati Rembang, Purbalingga Pada tanggal 24 Januari 1916. Jendral Soedirman terkenal dengan pembawaannya yang kalem dan tidak terlihat ambisius membuat beliau sebagai figur alternatif seorang panglima tertinggi. Satu lagi yang menjadi ciri khas beliau yaitu sosok yang hemat bicara sehingga jarang terdengar pidatonya yang berapi-api, namun beberapa penggalan kata-katanya justru sulit untuk dilupakan.

Saturday, 6 August 2011

PUASA DAN PENDIDIKAN KARAKTER


Banyak pihak yang menilai bahwa proses pendidikan di Indonesia saat ini kurang memberi penekanan terhadap pembentukan karakter siswa. Pendidikan di Indonesia  masih dianggap lebih menekankan aspek kognitif semata. Munculnya berbagai peyimpangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini  ditengarai produk dari pola pendidikan yang mengabaikan pembangunan karakter peserta didik. Tentu saja penilaian ini dirasakan kurang adil karena  banyak faktor terkait dengan pembentukan karakter seorang anak. Namun demikian bagi lembaga pendidikan tentunya penilaian semacam ini dapat menjadi kritik guna melakukan  pembenahan  pola didik terhadap siswa.

Wednesday, 20 July 2011

CONTOH LAPORAN PTK


MENINGKATKAN PARTISIPASI  BELAJAR MATEMATIKA  DENGAN
MENGGUNAKAN METODE ROLE PLAYING PADA PEMBELAJARAN ARITMETIKA SOSIAL
SISWA KELAS VII  SMP NEGERI 2 BATURRADEN
TAHUN PELAJARAN 2009/2010
Oleh :
AGUS SUWARNO, S. Pd
Guru Matematika
SMP Negeri 2 Baturraden

BAB  I
PENDAHULUAN

siswa melakukan bermain peran sebagaii pedagang dan pembeli 
1.1    Latar Belakang  Masalah
Berbagai usaha pembaharuan guna peningkatan mutu pedidikan di Indonesia telaha banyak dilakukan oleh pemerintah dan pihak-pihak yang berkompeten. Penyempurnaan kurikulum selalu dilakuakn secara berkala, pelatihan dan pendidikan untuk guru ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya. Segala upaya yang dilakukan pemerintah tersebut dalam rangka percepatan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengejar ketertinggalan dengan negara-negara lain.
Matematika yang diajarkan sekolah khususnya di sekolah di jenjang penddidikan dasar dan menengah mempunyai tujuan diantaranya menumbuhkembangkan kemampuan-kemampuan siswa dan membentuk kepribadian siswa yang berpandu pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Adapun kemampuan yang diharapkan dimiliki oleh siswa adalah kemampuan bernalar, kemampuan memilih strategi yang cocok dengan permasalahan, juga kemampuan menerima mengemukakan suatu informasi secara cermat dan tepat.
Input siswa siswa SMP Negeri 2 Baturraden, relatif rendah. Akibat rendahnya input siswa adalah rendahnya prsetasi belajar siswa khususnya matematika. Dari pengalaman mengajar penulis, rata-rata siswa kelas VII mempunyai bekal pengetahuan matematika relatif rendah, hal ini juga bisa dilihat dari input akademik siswa saat masuk sebagai siswa baru yaitu 5,41  sedang untuk metematika nilai input 5,56.Pada hasil ulangan matematika tengah semester ganjil tahun pelajaran 2009/2010 diperoleh  rata-rata nilai  56,52.
Rendahnya kemampuan matematika di Sekolah Dasar juga berakibat pada rendahnya motivasi belajar siswa terhadap matematika.Akibat dari rendahnya motivasi belajar, prestasi belajar siswa juga menjadi rendah.Dari pengamatan penulis terhadap akitifitas belajar siswa, tampak tidak sedikit siswa yang lebih senang bercanda dengan teman sebangku dibanding memperhatikan guru saat kegiatan belajar berlangsung.Tentu saja jika kondisi ini dibiarkan akan berakibat kurang baik terhadap prestasi belajar siswa. Tampaknya hal ini juga terjadi pada semua mata pelajaran . Berangkat dari kondisi tersebut muncul gagasan sebuah strategi pembelajaran yang diharapkan dapat meminimalisasi permasalahan yang dimaksud.   

Sunday, 10 July 2011

RESENTRALISASI GURU


 Resentralisasi Semoga Guru Tidak Teralienasi
Setelah desentralisasi pendidikan dijalankan beberapa tahun tampaknya pemerintah merasa perlu melakukan evaluasi. Desentraliasi pendidikan sendiri bentuk implementasi Undang-Undang No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. Dalam peraturan perundang-undangan disebutkan semua urusan negara diserahakan negara kecuali enam perkara, yakni keuangan, pengadilan , kehakiman, luar negeri, agama dan pertahanan kemanan.