Gadget

This content isn't available over encrypted connections yet.

Friday, 30 March 2012

SITI GADIS KECIL PENJUAL BAKSO


Anak sekecil ini harus berjuang melawan kerasnya kehidupan
Tangan kanannya menenteng termos  berisi kuah bakso sementara tangan kirinya menenteng ember berisi mangkok.Termos dan ember yang ia jinjing sebenarnya terlalu besar untuk anak seusianya. Gadis kecil berumur 7 tahun itu tampak menyusuri jalan di perkampunagn sekitar rumahnya. Beban  di tangan semakin berat ketika ia melewati jalan yang turun naik. Gadis kecil itu bernama Siti. Pekerjaan rutin sebagai penjual bakso sudah ia tekuni dengan perasaan tanpa beban.

Siti adalah gadis kecil yatim, yang tinggal bersama ibunya. Sang ibu bekerja sebagai buruh tani. Sejak ayahnya meninggal Siti rela membantu mencari nafkah dengan menajajakan bakso keliling kampung.
Bagi kebanyakan orang akan meraskan iba melihat perjuangan Siti. Sepulang sekolah di mana perut masih kosong Siti menjajakan bakso untuk mendapatkan rupiah. Ia berharap dari uang yang terkumpul dapat membantu sang Ibu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan membantu sang Ibu siti ingin menjadi anak yang sholehah.

Tuesday, 27 March 2012

UN BIANG GALAU


Siswa sering  "galau"   menjelang UN

Pagi itu sekolah saya mengundang wali murid kelas 9. Mereka diundang terkait hasil Latihan Ujian Nasional (LATNAS)  yang seminggu sebelumnya dilaksanakan. Tampak wajah para wali murid terlihat tegang. Mungkin dalam hati mereka bertanya-tanya, sumbangan apa lagi ya yang akan diminta sekolah. Wajar kalau di hati mereka muncul pertanyaan semacam itu. Bukankah setiap ada undangan dari sekolah biasanya ujung-ujungnya membicarakan sumbangan ?. He!!! tunggu dulu, belum tentu lho!!.

Thursday, 22 March 2012

PENGUMUMAN HASIL UKA SERGUR JATENG TAHUN 2012

Bapak ibu guru peserta Uji Kompetensi Awal (UKA) Sertifikasi Guru Provinsi Jateng yang ingin mengetahui hasilnya silakan download dengan KLIK link di bawah ini :

DAFTAR NAMA PESERTA YANG LULUS UKA TAHUN 2012 PROVINSI JATENG

Setelah pengunjung  download filenya, agar mudah dalam pencarian silakan persiapkan nomor UKA sergur , kemudian buka file tersebut, langsung saja lihat  berdasarkan nama kabupaten asal pengunjung. Jika kabupaten asal sudah ditemukan cari berdasarkan nomor tes  atau lebih mudahnya cari nama , kemudian cek nomor tes dan NUPTK-nya. Ini penting jikalau ada nama yang sama. Kan lucu, sudah terlanjur jingkrak-jingkrak eh ... ternyata nama sama tapi milik orang lain. Bikin Galau kan ?.

Nah selamat ya  bagi pengunjung yang LULUS. Jangan lupa syukuran buat teman-teman sekantor . He.. he... boleh juga dikirim buat saya.Dijamin tidak menolak 100%.

Selanjutnya siap  berjuang di PLPG.Ingat perjuangan belum berakhir sebab akhir PLPG nanti ada Uji Komptensi Akhir. Never give Up. Maju terus Pantang mundur. MERDEKA!!!.


Do'a saya SEMOGA SUKSES SELALU.

.

.

Tuesday, 20 March 2012

TEKNIK PENULISAN PTK BAB V



Sampailah kita pada teknik penulisan PTK Bab V atau Bab Penutup.Untuk bab V kerangka penulisannya  adalah sebagai berikut :
A.    Simpulan
B.      Implikasi atau Rekomendasi
C.      Saran
Selanjutnya untuk tiap sub bab dapat diuraikan dengan contoh berikut.
A.      Simpulan
Simpulan di sini berlaku secara  umum. Pada simpulan  peneliti menyimpulkan kesesuaian landasan teoritik yang diambil dengan hasil penelitian yang telah dilakukan. Misalnya :
Dapat disimpulkan baik secara teoritik maupun empirik bahwa pemanfaatan alat peraga (X) dapat meningkatkan kretifitas belajar dan hasil belajar matematika. dst.

B.      Implikasi
Implikasi berisi  saran bagi penulis sendiri, berdasarkan simpulan yang telah dibuat.
Jika dituliskan Rekomendasi, tuliskan rekomendasi terkait dengan hasil PTK.
Ada beberapa peneliti yang tidak mencantumkan Implikasi maupun Rekomendasi. 

C.      Saran
Saran yang akan diberikan hendaknya sesuai dengan siapa saja yang memperoleh manfaat dari  penelitian seperti yang telah dikemukanan pada bab sebelumnya. Adapun saran biasanya diberikan kepada :
1.    Siswa
2.    Teman sejawat
3.    Sekolah
4.    Perpustakaan

CONTOH

Wednesday, 14 March 2012

PENDIDIKAN ANTIKORUPSI DAN “JARKONI”


Perang melawan koruptor sekarang ini dianggap belum menampakan hasil yang signifikan. Buktinya, bukannya berkurang malah semakin hari semakin terkuak perilaku korup petinggi negeri ini. Yang lebih mengherankan pelaku tidak lagi generasi tua yang dianggap pro status quo terhadap sistem yang cenderung korup namun juga  generasi muda yang terjun sebagai seorang birokrat maupun politikus.
Generasi muda yang diharapkan mampu menjadi pendobrak sistem birokrasi dan politik yang korup, justru terjebak dalam kubangan sistem tersebut. Begitu dahsyatnyakah sistem yang dibangun oleh para koruptor sehingga  generasi muda yang masuk dalam sisitem tersebut sulit untuk melakukakan perubahan.Tampaknya godaan materi yang begitu besar dan keinginan melanggengkan kekuasaan menjadikan mereka buta hati lupa akan tugas mulia.Bahkan saat ini ditengarai muncul generasi baru koruptor yang sistemik dengan cara kerja yang lebih canggih.

Monday, 5 March 2012

MAAF SAYA GURUMU BUKAN SAHABATMU

Guru Hendaknya Berusaha  Menjalin Kedekatan dengan Siswa
Keinginan menjadi seorang guru yang disenangi oleh siswa adalah sesuatu yang lumrah. Menjadi guru favorit bagi siswa tentu sangat meneyenangkan. Untuk mencapai tujuan tersebut seringkali seorang guru berusaha berperan sebagai seorang sahabat bagi siswanya. Menjalin kedekatan, berusaha akrab dan mencoba menghilangkan batas-batas yang memisahkan hubungan antara guru dan siswa.Tidak jarang karena kedekatan yang tidak memperhatikan batas-batas hubungan guru siswa, yang terjadi bukan penghormatan tetapi justru perilaku siswa cenderung melecehkan sang guru.
Usaha guru yang ingin dianggap sahabat oleh siswa tidak jarang terjebak dalam periaku yang tidak sepantasnya. Seorang teman sekolah menceritakan bagaimana guru SMA-nya sangat akrab layaknya sahabat bagi dirinya. Dia menceritakan,tidak jarang sang guru di luar jam sekolah ikut nongkrong bareng dengan berbagi rokok dengan murid,Ngobrol ngalor ngidul tanpa jelas topiknya. Memang terjalin kedekatan hubungan dengan siswa tetapi yang diingat oleh teman saya bukan sisi baik sang guru tapi justru keheranan ada guru yang mau merokok bareng dengan  dirinya sementara di sekolah sendiri siswa dilarang merokok .