Saturday, 23 October 2010

PERLAWANAN SEORANG MURID

Billy tidak terima atas penghinaan terhadap sekolah almamater SMP nya oleh seorang guru. Ia meminta guru tersebut  untuk menarik ucapannya yang bernada menghina tersebut.Terjadi perdebatan antar murid dan guru. Billy tetap kukuh meminta sang guru untuk  menarik kata-katanya.Bagi dia sudah selayaknya untuk membela nama almamaternya dan tidak sepatutnya  guru tersebut menjelek-jelekkan tempat ia pernah belajar. Meskipun diancam dengan hadiah sebuah tamparan ,Billy tetap bersikukuh dengan pendiriannya. Akhirnya perdebatan tersebut berakhir begitu saja tanpa ada keksepakatan kedua belah pihak. Perselisihan Billy dengan seorang  guru tentang penghinaan SMP-nya menjadi awal dari  perselisihan berikutnya sejak Billy bersekolah di SMA “Belajar Harus Suka”.

Sunday, 17 October 2010

PEER LESSONS STRATEGI BELAJAR DARI TEMAN


Ada ungkapan yang mengatakan behwa metode belajar yang paling baik adalah dengan mengajarkan kepada orang lain. Tampaknya metode atau strtegi Peer Lessons ini megacu pada ungkapan tersebut. Dengan harapan dapat menggairahkan peserta didik untuk mau mengajrakan meteri yang diukasainya kepaa teman maka strategi ini layak dicobakan .Dengan stretegi ini siswa dituntut lebih aktif belajar dan mengajar .Adapun langkah-langkah pada strategi pembelajaran ini adalah sebagai berikut :

Tuesday, 12 October 2010

PERLUKAH GURU MEMAHAMI FILOSOFI PENDIDIKAN ?

Guru harus selalu merenungi hakekat
mengapa Ia Mengajar 
Pertanyaan yang menjadi judul tulisan ini muncul saat penulis membaca buku yang berjudul “ PENDIDIKAN NASIONAL STRATEGI DAN TRAGEDI “,buku yang ditulis oleh begawan pendidikan Indonesia, Prof.Dr.Winarno Surkhmad, MSc.Ed . Buku dengan sampul biru muda dengan ketebalan 496 halaman ini sebenarnya cukup menarik untuk dibaca secara menyeluruh. Berhubung buku ini penulis pinjam dari perpustakaan kabupaten yang masa pinjamnya Cuma tujuh hari maka rasanya tidak cukup waktu untuk mebaca seluruh halaman. Maklum orang sibuk.Wheleeh!!. Maka dengan gaya membaca “skipping”  alias loncat-loncat penulis berusaha menikmati buku ini. Sebenarnya penulis merasa kurang “nyandak” ilmunya untuk membaca buku ini, mengingat buku ini sebagian besar merupakan kumpulan makalah profesor yang disajikan untuk para dosen yang ilmunya sudah “sundul langit”, sementara penulis sendiri ilmunya masih “sundul lawang”,  maklum guru ndeso. Didorong oleh keinginan untuk tambah pengetahuan yang tidak hanya sebatas pagar halaman sekolah, maka sayapun nekat meminjam buku ini untuk dibaca “sak nyandak’e” pikiran saya.

Saturday, 9 October 2010

WELAS TANPA ALIS

Kasih Ibu tiada Batas
Pada suatu pagi seorang pria yang sedang berjalan-jalan di kebunnya melihat sebuah kepompong yang sedang bergerak-gerak di ujung ranting pohon. Sang pria menjadi penasaran menanti apa yang akan terjadi dengan kepompong tadi. Selang beberapa saat, kepompong  membuka sedikit, tampak calon kupu-kupu yang akan berusaha keluar dari kungkungan kulit kepompong.Tampaknya sang calon kupu-kupu bersusah payah keluar dari  kepompong. Melihat  calon kupu-kupu tampak kesusahan saat berusaha keluar dari kepompong, terbit rasa iba di hati pria tersebut. Kemudian ia masuk ke rumah untuk mengambil gunting. Dengan menggunakan gunting  ia membuka kulit kepompong agar calon kupu dapat keluar dengan mudah. Dengan bantuan sang pria kupu-kupu tersebut dengan mudah keluar dari kepompong. Tapi apa yang terjadi, kupu-kupu tersebut terjatuh di tanah dan kelihatan lemah untuk menggerakkan sayap-sayapnya yang masih lengket oleh lendir. Berulang-ulang si  kupu-kupu berusaha menggerak-gerakkan sayapnya, namun usahanya sia-sia belaka. Akhirnya si kupu-kupu itupun tinggal menunggu waktu untuk menjemput kematiannya. Sang pria pun menyesal karena niat baik yang ia lakukan kepada kupu-kupu tersebut justru membuat sang kupu-kupu  gagal menjadi kupu-kupu dewasa dan mati sia-sia.

Monday, 4 October 2010

INDEX CARD MATCH METODE MENCARI PASANGAN KARTU

Metode   Index Card Match dikenal juga dengan  istilah “mencari pasangan kartu”. Metode ini berpotensi membuat siswa senang. Unsur permainan yang terkandung dalam metode ini tentunya membuat pembelajaran tidak membosankan. Tentu saja penjelasan aturan permaian perlu diberikan kepada siswa agar metode ini menjadi lebih efektif. Metode ini sangat tepat untuk mengulangi materi pembelajaran yang telah diberikan sebelumnya. Adapun langkah-langkah pembelajaran dengan metode ini adalah sebagai berikut :

Friday, 1 October 2010

KEKERASAN DI SEKOLAH

Beberapa hari ini Ridam tidak masuk sekolah dengan alasan yang tidak jelas. Kejadian ini tentunya  membuat orang tuanya menjadi  bingung dan memutuskan meminta bantuan guru di sekolahnya untuk merayu Ridam agar mau berangkat sekolah lagi.Mendapat laporan dari orang tua Ridam, wali kelas dan guru BK segera meluncur ke rumah Ridam. Setelah melalui investigasi dan persuasi yang membutuhkan kesabaran dan waktu yang tidak pendek akhirnya diketahui  alasan mengapa Ridam tidak mau masuk sekolah dan meminta untuk pindah sekolah. Ridam yang baru kelas tujuh SMP,  selama ini sering mengalami kekerasn fisik maupun mental dari kakak-kakak kelasnya. Adapun kekerasan yang dialaminya dari pemalakan diikuti dengan ancaman sampai dengan pemukulan oleh kakak kelas.

Tuesday, 28 September 2010

BAMBOO DANCING METODE BELAJAR BERBAGI INFORMASI

Pembelajaran dengan metode bamboo dancing sangat baik digunakan untuk mengajarkan berkaitan informasi - informasi awal guna mempelajari materi selanjutnya. Dengan menggunakan metode bamboo dancing diharapkan terjadi pemerataan informasi atau topik yang  diketahui oleh siswa. Metode bamboo dancing tentunya sangat bermanfaat guna pembelajaran di kelas agar lebih variatif sehingga tidak membosankan siswa.
Adapun langkah-langkah metode pembelajaran bamboo dancing adalah sebagai berikut  :
  1. 1.      Pembelajaran diawali dengan pengenalan topik oelh guru. Pada tahap ini guru dapat menuliskan topik atau melakukan tanya jawab kepada siswa berkaitan dengan pengetahuan peserta didik tentang topik yang diberikan. Langkah ini perlu dilakukan agar siswa lebih siap menghadapi materi yang baru.
    2.       Guru membagi kelas menjadi 2 kelompok besar. Misalkan jika dalam kelas terdapat 40 anak , maka tiap kelompok besar terdiri 20 orang.
    3.       Pada kelompok besar 20 orang, kemudian dibagi menjadi dua kelompok masing-masing 10 orang  diatur yang saling berhadap-hadapan dengan 10 orang yang lainnya, dengan posisi berdiri. Pasangan ini disebut dengan pasangan awal.
    4.       Kemudian guru membagiakn topik yang berbeda-beda kepada masing-masing pasangan untuk didiskusikan. Dalam langkah ini guru memberi waktu yang cukup agar materi yang didiskusikan benar-benar dipahami siswa.
    5.       Usai berdiskusi , 20 orang dari tiap-tiap kelompok besar yang  yang berdiri berjajar saling berhadapa itu bergeser mengikuti arah jarum jam . Dengan cara ini tiap-tiap peserta didik mendapat pasangan baru dan saling berbagi informasi yang berbeda, demikian seterusnya. Pergerakan searah jarum jam baru berhenti ketika peserta didik kembali ke tempat asalnya. Gerakan saling bergeser dan berbagai informasi inilah menyerupai  gerakan pohon bamboo yang menari-nari.
    6.       Hasil diskusi di tiap-tiap kelompok besar kemudian dipresentasikan kepada seluruh  kelas. Guru memfalitasi terjadinya intersubyektif, dialog interaktif, tanya jawab dan sebagainya. Melalui kegaiatan ini dimaksudkan agar pengetahuan hasil diskusi oleh tiap-tiap kelompok besar dapat diobyektifkan dan menjadi pengetahuan bersama seluruh kelas.
    Metode ini tampaknya sangat bermanfaat guna membangun kebersamaan antar siswa. Dalam metode ini tidak terjadi persaingan , siswa saling berbagi informasi . Diskusi antar siswa terjadi pada saat berpasangan dan pada saat   presentasi topik pelajaran. Hal ini sangat bermanfaat guna mengaktifan siswa.
    Sayangnya pada metode ini jika dibentuk kelompok besar guru harus menyiapkan  topik yang banyak juga. Topik yang terlalu banyak juga akan berakibat pada pada saat diskusi membutuhkan waktu yang relatif lama.
    Tampaknya pemanfaatan metode ini perlu modifikasi pada saat pelaksanaannya. Pada mata pelajaran tertentu penggunaan metode ini relatif sulit. Misalkan matematika, yang akan mempelajari materi awal berkaitan dengan notasi , fakta dan konsep yang tentunya tidak bisa digunakan dengan metode diskusi. Namun demikian tentunya metode ini layak dicoba agar pembelajaran lebih bervariatif dan tidak membosankan.

    SELAMAT MENCOBA !!!

    HIDUP GURU INDONESIA !!!