Billy tidak terima atas penghinaan terhadap sekolah almamater SMP nya oleh seorang guru. Ia meminta guru tersebut untuk menarik ucapannya yang bernada menghina tersebut.Terjadi perdebatan antar murid dan guru. Billy tetap kukuh meminta sang guru untuk menarik kata-katanya.Bagi dia sudah selayaknya untuk membela nama almamaternya dan tidak sepatutnya guru tersebut menjelek-jelekkan tempat ia pernah belajar. Meskipun diancam dengan hadiah sebuah tamparan ,Billy tetap bersikukuh dengan pendiriannya. Akhirnya perdebatan tersebut berakhir begitu saja tanpa ada keksepakatan kedua belah pihak. Perselisihan Billy dengan seorang guru tentang penghinaan SMP-nya menjadi awal dari perselisihan berikutnya sejak Billy bersekolah di SMA “Belajar Harus Suka”.
Blog Sederhana ini dibuat sebagai media Curah gagasan, ide, Refleksi, Catatan pengalaman seorang guru, yang diharapkan dapat bermanfaat bagi pengunjung blog ini. Masukkan dari pengunjung sangat ditunggu.
Saturday, 23 October 2010
Sunday, 17 October 2010
PEER LESSONS STRATEGI BELAJAR DARI TEMAN
Ada ungkapan yang mengatakan behwa metode belajar yang paling baik adalah dengan mengajarkan kepada orang lain. Tampaknya metode atau strtegi Peer Lessons ini megacu pada ungkapan tersebut. Dengan harapan dapat menggairahkan peserta didik untuk mau mengajrakan meteri yang diukasainya kepaa teman maka strategi ini layak dicobakan .Dengan stretegi ini siswa dituntut lebih aktif belajar dan mengajar .Adapun langkah-langkah pada strategi pembelajaran ini adalah sebagai berikut :
Tuesday, 12 October 2010
PERLUKAH GURU MEMAHAMI FILOSOFI PENDIDIKAN ?
| Guru harus selalu merenungi hakekat mengapa Ia Mengajar |
Saturday, 9 October 2010
WELAS TANPA ALIS
![]() |
| Kasih Ibu tiada Batas |
Monday, 4 October 2010
INDEX CARD MATCH METODE MENCARI PASANGAN KARTU
Metode Index Card Match dikenal juga dengan istilah “mencari pasangan kartu”. Metode ini berpotensi membuat siswa senang. Unsur permainan yang terkandung dalam metode ini tentunya membuat pembelajaran tidak membosankan. Tentu saja penjelasan aturan permaian perlu diberikan kepada siswa agar metode ini menjadi lebih efektif. Metode ini sangat tepat untuk mengulangi materi pembelajaran yang telah diberikan sebelumnya. Adapun langkah-langkah pembelajaran dengan metode ini adalah sebagai berikut :
Friday, 1 October 2010
KEKERASAN DI SEKOLAH
Beberapa hari ini Ridam tidak masuk sekolah dengan alasan yang tidak jelas. Kejadian ini tentunya membuat orang tuanya menjadi bingung dan memutuskan meminta bantuan guru di sekolahnya untuk merayu Ridam agar mau berangkat sekolah lagi.Mendapat laporan dari orang tua Ridam, wali kelas dan guru BK segera meluncur ke rumah Ridam. Setelah melalui investigasi dan persuasi yang membutuhkan kesabaran dan waktu yang tidak pendek akhirnya diketahui alasan mengapa Ridam tidak mau masuk sekolah dan meminta untuk pindah sekolah. Ridam yang baru kelas tujuh SMP, selama ini sering mengalami kekerasn fisik maupun mental dari kakak-kakak kelasnya. Adapun kekerasan yang dialaminya dari pemalakan diikuti dengan ancaman sampai dengan pemukulan oleh kakak kelas.
Tuesday, 28 September 2010
BAMBOO DANCING METODE BELAJAR BERBAGI INFORMASI
Pembelajaran dengan metode bamboo dancing sangat baik digunakan untuk mengajarkan berkaitan informasi - informasi awal guna mempelajari materi selanjutnya. Dengan menggunakan metode bamboo dancing diharapkan terjadi pemerataan informasi atau topik yang diketahui oleh siswa. Metode bamboo dancing tentunya sangat bermanfaat guna pembelajaran di kelas agar lebih variatif sehingga tidak membosankan siswa.
Adapun langkah-langkah metode pembelajaran bamboo dancing adalah sebagai berikut :
Adapun langkah-langkah metode pembelajaran bamboo dancing adalah sebagai berikut :
- 1. Pembelajaran diawali dengan pengenalan topik oelh guru. Pada tahap ini guru dapat menuliskan topik atau melakukan tanya jawab kepada siswa berkaitan dengan pengetahuan peserta didik tentang topik yang diberikan. Langkah ini perlu dilakukan agar siswa lebih siap menghadapi materi yang baru.2. Guru membagi kelas menjadi 2 kelompok besar. Misalkan jika dalam kelas terdapat 40 anak , maka tiap kelompok besar terdiri 20 orang.3. Pada kelompok besar 20 orang, kemudian dibagi menjadi dua kelompok masing-masing 10 orang diatur yang saling berhadap-hadapan dengan 10 orang yang lainnya, dengan posisi berdiri. Pasangan ini disebut dengan pasangan awal.4. Kemudian guru membagiakn topik yang berbeda-beda kepada masing-masing pasangan untuk didiskusikan. Dalam langkah ini guru memberi waktu yang cukup agar materi yang didiskusikan benar-benar dipahami siswa.5. Usai berdiskusi , 20 orang dari tiap-tiap kelompok besar yang yang berdiri berjajar saling berhadapa itu bergeser mengikuti arah jarum jam . Dengan cara ini tiap-tiap peserta didik mendapat pasangan baru dan saling berbagi informasi yang berbeda, demikian seterusnya. Pergerakan searah jarum jam baru berhenti ketika peserta didik kembali ke tempat asalnya. Gerakan saling bergeser dan berbagai informasi inilah menyerupai gerakan pohon bamboo yang menari-nari.6. Hasil diskusi di tiap-tiap kelompok besar kemudian dipresentasikan kepada seluruh kelas. Guru memfalitasi terjadinya intersubyektif, dialog interaktif, tanya jawab dan sebagainya. Melalui kegaiatan ini dimaksudkan agar pengetahuan hasil diskusi oleh tiap-tiap kelompok besar dapat diobyektifkan dan menjadi pengetahuan bersama seluruh kelas.Metode ini tampaknya sangat bermanfaat guna membangun kebersamaan antar siswa. Dalam metode ini tidak terjadi persaingan , siswa saling berbagi informasi . Diskusi antar siswa terjadi pada saat berpasangan dan pada saat presentasi topik pelajaran. Hal ini sangat bermanfaat guna mengaktifan siswa.Sayangnya pada metode ini jika dibentuk kelompok besar guru harus menyiapkan topik yang banyak juga. Topik yang terlalu banyak juga akan berakibat pada pada saat diskusi membutuhkan waktu yang relatif lama.Tampaknya pemanfaatan metode ini perlu modifikasi pada saat pelaksanaannya. Pada mata pelajaran tertentu penggunaan metode ini relatif sulit. Misalkan matematika, yang akan mempelajari materi awal berkaitan dengan notasi , fakta dan konsep yang tentunya tidak bisa digunakan dengan metode diskusi. Namun demikian tentunya metode ini layak dicoba agar pembelajaran lebih bervariatif dan tidak membosankan.
SELAMAT MENCOBA !!!
HIDUP GURU INDONESIA !!!
Subscribe to:
Posts (Atom)
