Fish

Senin, 04 Oktober 2010

INDEX CARD MATCH METODE MENCARI PASANGAN KARTU

Metode   Index Card Match dikenal juga dengan  istilah “mencari pasangan kartu”. Metode ini berpotensi membuat siswa senang. Unsur permainan yang terkandung dalam metode ini tentunya membuat pembelajaran tidak membosankan. Tentu saja penjelasan aturan permaian perlu diberikan kepada siswa agar metode ini menjadi lebih efektif. Metode ini sangat tepat untuk mengulangi materi pembelajaran yang telah diberikan sebelumnya. Adapun langkah-langkah pembelajaran dengan metode ini adalah sebagai berikut :

  1. Guru mempersiapakan potongan-potongan kertas sebanyak separuh siswa dalam kelas yang akan diajar.
  2. Potongan-potongan kertas tersebut dibagi lagi menjadi dua bagian yang sama.
  3. Pada separuh bagian ditulis pertanyaan tentang materi yang diajarakan. Setiap kertas berisi satu pertanyaan.
  4. Pada separuh bagian yang lain, ditulis jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang telah dibuat.
  5. Kemudian potongan-potongan tersebut dicampur aduk secara acak, sehingga tercampur antara soal dengan jawaban.
  6. Kertaas-kertas tersebut kemudian dibagiakn kepada setiap siswa, satu siswa satu kertas. Diterangkan aturan main bahwa siswa yang mendapat soal harus mencari temannya yang memndapat jawaban dari soal yang diperolehnya, demikian pula sebaliknya.
  7. Setelah siswa menemukan pasanganya, siswa diminta untuk duduk sesuai dengan pasangan yang diperolehnya. Antar pasangan satu dengan yang lain diminta untuk tidak memberitahukan materi yang diperolehnya.
  8. Setelah semua siswa menemukan pasangannya dan duduk berdekatan, setiap pasangan diminta untuk membacakan soal  yang diperoleh dengan suara keras secara bergantian agar didengar oleh teman-teman yang lain, kemudian pasangannya membacakan jawaban juga dengan susara keras.
  9. Setelah semua pasangan telah membaca soal dan jawaban yang diperoleh kemudian guru membuat klarifikasi. Bersama-sama siswa guru membuat kesimpulan hasil belajar yang telah dilakukan.
Metode cukup menarik untuk diterapkan, selain ada unsur permaianan kebersamaan dan membangun keakraban antar siswa . Metode ini dapat digunakan untuk mengetahui sejauhmana tingkat pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang telah diberikan guru. Siswa yang belum begitu menguasai materi yang telah diajarkan tentunya akan mengalami kesulitan dalam mencari pasangannya.
Penggunaan metode tentunya juga perlu manajemen waktu yang tepat khsususnya saat digunakan pada kelas dengan jumlah siswa yang relatif banyak. Guru juga harus siap dengan soal yang bervariatif. Pembacaan soal dan jawaban yang dilakukan oleh tiap-tiap pasangan jika jumlah siswa banyak akan  memakan waktu tidak sedikit, disamping itu berpotensi mengakibatkan kebosanan pada siswa.Metode ini terkendala dilakuakan jika jumlah siap tidak genap. Namun demikian dengan modifikasi dan menyesuaikan dengan kondisi siswa dan materi pelajaran yang ada  metode ini tetap menarik untuk dicoba.
SELAMAT MENCOB A!!!
HIDUP GURU INDONESIA !!!


23 komentar:

  1. apakah materinya disampaikan dulu secara luas atau secara secara garis besar saja? terikimasih sebelumnya

    BalasHapus
  2. Metode ini digunakan untuk mengetahui seberapa jauh menguasai konsep setelah materi selesai diajarkan. Jadi materi yang akan digunakan sudah diajarkan seblumnya.

    BalasHapus
  3. trus apa bedanya dengan make a match pak?
    apa hanya materinya saja yang sudah diajarkan.,sedangkan make a match beLum diajarkan sebelumnya?

    BalasHapus
  4. acuan dari artikel itu didapt dari mana pak??????

    BalasHapus
  5. Thank's ya Pak atas masukannya insyaallah sangat bermanfaat bagi sy pribadi

    BalasHapus
  6. nur halimah hasibuan7 November 2011 15.34

    pak, saya menulis skripsi dengan menggunakan metode ICM, tapi saya belum menemukan siapa sebenarnya orang yang menemukan metode ini???
    mohon segera dibalas ya pak!!!
    saya mengharapkan bantuan dari bapak..

    BalasHapus
  7. Untuk referensi coba saya akan cari dulu, masalahnya saya mengambila dari berbagai sumber dan itu buku pinjaman perpustakaan. Nanti saya lacak bukunya. mohon bersabar ...

    BalasHapus
  8. tolong pak guru, kasih tau buku referensinya.. #urgent.. hehe

    BalasHapus
  9. Setelah mencari-cari di perpustakaan kabupaten dan perpustakaan pribadi. Weleh pribadi !. Dapat buku buku referensinya.yaitu :
    1. Strategi Pembelajaran Aktif oleh Hisyam Zaini, Bermawy Munthe dan Sekar Ayu Aryani- Yogyakarta: Pustaka Insan Madani, 2008. Halaman 67
    2. Cooperatif Learning oleh Agus Suprijono-Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010 . Halaman 120
    Demikian semoga bermanfaat.

    BalasHapus
  10. kira-kira waktu yang dibutuhkan dalam pelaksanaannya dikelas berapa lama pak? dimulai dari persiapan sampai saat guru memberikan klarifikasi, terima kasih..

    BalasHapus
  11. Ass...
    Pak Guru, Saya mau nanya nih?? boleh ya Pak :) He...He
    oia Pak, selama Bapak jadi tenaga pengajar, kira2 metode apakah yang lebih sesuai digunakan dengan materi yang terlalu banyak menjelaskan??
    trus kalau dilihat dari penjelasan Bapak, metode Index card match itu, apakah metode yang dapat dilakukan tanpa harus menggunakan metode lain? istilahnya apakah metode ICM ini harus dikolaboratifkan lagi dengan metode lain??
    Jawab ya Pak soalnya urgent banget.... penjelasan Bapak pasti sangat membantu saya.
    trimaksih and wass...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Materi Banyak ?. Tergantung materinya. Jika materinya bukan materi yang saling berkelanjutan bisa di coba dengan model Jigsaw. Tetapi jika terkait konsep, fakta yang baru dipelajari ya harus diurai satu persatu. Oh ya materi yang relatif banyak juga bisa menggunakan model belajar windows shopping.
      Berkenaan dengan ICM, yang perlu dipahami bahwa tidak ada satupun model pembelajaran yang paling baik. Yang ada adalah sebuah model pembelajaran mungkin cocok untuk suatu materi, siswa atau lingkungan tertentu belum tentu cocok untuk materi, siswa dan lingkungan yang berbeda. Jadi penggunaan ICM harus memperhatikan materi ajar, siswa dan lingkungan yang ada.Untuk itu Modifikasi dengan model pembelajaran lain sangat dimungkinkan. Begitu jawaban singkat saya Mbak Winda, semoga bermanfaat. Yang penting berani mencoba dulu. Selamat berinovasi...

      Hapus
  12. assalamualaikum,,,
    bapak, saya sedikit kebingungan dalam mngerjakan skripsi. sebenarnya ICM itu strategi atau metode pak? mohon bantuan secepatnya.
    trmksih sebelumnya....

    BalasHapus
  13. Buat aninim, dari beberapa referensi buku yang saya baca ICM digolongkan sebagai metode. Semoga bermanfaat. Maaf telat balas, lama tidak nengok blog. Lain kali akan saya upload artikel tentang pengertian metode, model, pendekatan dan strategi. Tunggu saja.

    BalasHapus
  14. Estri Wahyuningsih3 Desember 2012 06.40

    assalamu'alaikum...
    pak, njenengan ngajar dimna yah,, boleh tau ??
    di sekolah yg bapak ajar dalam proses kegiatan agama apakah ada yg berbeda dgn sekolah2 lain..
    mungkin mempunyai keunikan sendiri..

    BalasHapus
  15. Mau nanya pa.. Materinya d'ajarkan pd pertmuan yg sm atau prtmuan sbelumnya? Ehm, ada ga buku referensi yg mnyebutkan kelemahan n kelebihan metode ini?

    BalasHapus
  16. mau nanya pak guru..
    materinya di sampaikan saat pertemuan yang sama atau pertemuan sebelumnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Materi biasanya di sampaikan pada pertemuan sebelumnya. Tetapi Jika waktunya cukup bisa dilakukan pada saat pertemuan sebelum metode diterapakan.

      Hapus
  17. ass.. maaf pak,, apakah refernsi tentang ICM cuma ada @ dr agus supri jono dg Strategi Pembelajaran Aktif oleh Hisyam Zaini, Bermawy Munthe dan Sekar Ayu Aryani- Yogyakarta: Pustaka Insan Madani, 2008. Halaman 67 ini saja? apkah ada dari penerbit lain?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sementara sepengetahuan saya baru terbatas buku itu. Mungkin kalau ada yang lain bisa saya informsikan.

      Hapus
  18. MAAf pak sebelumnya, saya sedang melakukan penelitian metode ini, tapi saya kesulitan untuk mencari buku referensi seperti yang bapak berikan, seandainya bapak berkenan membantu saya untuk mem foto kopy atau ada buku yang jual disana untuk dibeli dan dikirimkan ke saya. nanti saya ganti keseluruhan biaya nya. kirim ke email saya ya pak. (andri_vfr@yahoo.com) mohon banget kerja sama nya pak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya coba cari lagi bukunya, karena buku tersebut dari meminjam di perpustakaan kabupaten.

      Hapus
  19. terimakasih infox, mg bisa sy coba aplikasikan di materi pelajaran saya

    BalasHapus

Tinggalkan komentar di sini. Apabila komentar membutuhkan suatu jawaban, maka saya akan segera menjawabnya. Terima kasih.